Minggu, 01 Juli 2012


STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM


1.   Struktur Kurikulum
·        Pengertian struktur kurikulum adalah : Pola dan susunan mata pelajaran yang harud ditempuh oleh peserta didik dalam kegiatan pembelajaran. Ke dalam muatan kurikulum pada setiap mata pelajaran pada setiap satuan pendidikan dituangkan dalam kompetensi yang harus dikuasai peserta didik sesuai dengan beban belajar yang tercantum dalam struktur kurikulum.
·        Struktur kurikulum disusun berdasarkan standar kompetensi lulusan dan standar kompetensi mata pelajaran dengan ketentuan sebagai berikut:


STRUKTUR KURIKULUM
SD TARSISIUS VIRETA
TAHUN PELAJARAN 2009-2010


STANDAR ISI KURIKULUM

NO
KOMPONEN
KELAS/ JML JAM
JUMLAH
KETERANGAN
KURIKULUM 2006
1
2
3
4
5
6
JAM

 SEKOLAH DASAR








A
 Mata Pelajaran








1
 Pendidikan Agama



3
3
3
9

2
 Pendidikan Kewarganegaraan



2
2
2
6

3
 Bahasa Indonesia



5
5
5
15

4
 Matematika



5
5
5
15

5
 IPA



4
4
4
12

6
 IPS



3
3
3
9

7
 Seni Budaya dan Ketrampilan



4
4
4
12

8
 Pendidikan Jasmani, Olah Raga



4
4
4
12

 dan Keshatan














*)
 Muatan Lokal








9
 Bahasa Inggris
2
2
2
2
2
2
12

10
 Bahasa Mandarin
1
1
1
1
1
1
6

11
 Komputer


2
2
2
2
8


 Pembiasaan / BP



1
1
1
3












Jumlah



36
36
36
119













Struktur dan muatan KTSP pada jenjang pendidikan dasar dan menengah yang tertuang dalam SI meliputi lima kelompok mata pelajaran sebagai berikut :
1)   Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia
2)   Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian
3)   Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi
4)   Kelompok mata pelajaran estetika
5)   Kelompok mata pelajaran jasmani, olah raga dan kesehatan

Kelompok mata pelajaran tersebut dilaksanakan melalui muatan dan/ atau kegiatan pembelajaran sebagaimana diuraikan dalam PP 19/2005 Pasal 7.

Muatan KTSP meliputi sejumlah mata pelajaran yang keluasan dan kedalamannya merupakan beban belajar bagi peserta didik pada satuan pendidikan. Di samping itu materi muatan lokal dan kegiatan pengembangan diri termasuk ke dalam isi kurikulum.

2.   Muatan Kurikulum

       Muatan kurikulum meliputi : Mata pelajaran, muatan lokal, pengembangan diri, pengaturan beban belajar, kriteria ketuntasan belajar, ketentuan mengenai kenaikan kelas dan kelulusan, pendidikan kecakapan hidup, dan pendidikan berbasis keunggulan dan global.

1.   Mata Pelajaran

Ada 5 kelompok mata pelajaran :
1.   Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia
2.   Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian
3.   Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi
4.   Kelompok mata pelajaran estetika
5.   kelompok mata pelajaran jasmani, olah raga dan kesehatan

Mata pelajaran beserta alokasi waktu untuk masing-masing tingkat satuan pendidikan berpedoman pada struktur kurikulum yang tercantum dalam SI

2.   Muatan Lokal

     Muatan lokal merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas dan potensi daerah, termasuk keunggulan daerah, yang materinya tidak sesuai menjadi bagian dari mata pelajaran lain dan atau terlalu banyak sehingga harus menjadi mata pelajaran tersendiri. Substansi muatan lokal ditentukan oleh satuan pendidikan, tidak terbatas pada mata pelajaran keterampilan. Muatan lokal merupakan mata pelajaran, sehingga satuan pendidikan harus mengembangkan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar untuk setiap jenis muatan lokal yang diselenggarakan. Satuan pendidikan dapat menyelenggarakan satu mata pelajaran muatan lokal setiap semester. Ini berarti bahwa dalam satuan tahun satuan pendidikan dapat menyelenggarakan dua mata pelajaran muatan lokal.

3.   Kegiatan Pengembangan Diri

Pengembangan diri adalah kegiatan yang bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan, bakat, minat, setiap peserta didik sesuai dengan kondisi sekolah. Kegiatan pengembangan diri di SD Tarsisius berorientasi pada peningkatan kecakapan hidup dan kemandirian peserta didik. Jenis dan bentuk kegiatannya antara lain : Pramuka, Olah raga ( basket, sepak bola, bulu tangkis, renang) dan Kesenian ( tari, vokal/paduan suara, marching band ).